:: APO DIO::.

APO DIO; Apa Katamu?


Dalam Kamus Kecil Bahasa Perjambian, kata ‘Apo Dio” melekat ke berbagai terjemahan bebas. Penempatan dua suku kata ini, terkadang bisa berupa pertanyaan atau melekat pada kalimat seru. Tergantung situasi dan kondisi saat diucapkan oleh seseorang.

Berikut contoh beberapa kalimat yang menggunakan dua suku kata tersebut:

“Apo Dio, itu bae dak pacak?” artinya; “Kenapa, Kok itu saja ga bisa, sih?!”
“Apo Dio, kau ni mijak-mijak kaki aku?!” Artinya; Ada Apa, sih. Kamu nginjek-nginjek kakiku?!”
Biasanya kalimat yang diluncurkan adalah kalimat tanya tapi dengan unsur penegasan.

Pabila diterjemahkan bebas ke bahasa lain (ini di jamin sulit dipakai dan dipadankan dengan bahasa asing artinya) but, namanya kreativitas boleh-boleh saja pabila kita padankan dua suku kata tersebut ke bahasa asing/ daerah lain yang maksudnya kira-kira lumayan mirip. Cekidot;

What’s Up (Inggris) ~ Que Es (Spanyol) ~ Ne Oldu (Turki) ~ Ono Opo (Jawa) ~ Ano Ito (Philipina) ~ What Is Het (Belanda) ~ Aya Naon (Sunda) ~ Agaro (Bugis)

Yah, boleh percaya, tidak pun tak mengapa. Maaf, soalnya tim kreatif Jakoz belum terdaftar sebagai Guru Besar Bahasa :-)
10 September 2013


------------

APO DIO; You said what?


In the dictionary at random, the word 'Apo Dio "attached to various free translation. The placement of these two syllables, sometimes it can be attached to a question or an exclamation sentence. Depending on the circumstances when spoken by someone.

Here are some examples of sentences using these two syllables:

"Apo Dio, itu bae dak pacak?" Means; "Why, why was it not?"
"Apo Dio, kau mijak-mijka kaki aku?!" That is; There are what, huh? You stepped on my foot ?! "
Usually the sentence is interrogative sentence launched but with the element of discernment.

freely translated into another language (this is guaranteed unwieldy and paired with a foreign language means) but, the name of creativity is fine if we are matching two syllables into foreign languages ​​/ other areas which means roughly a fairly similar. cekidot;

What's Up (UK) ~ Que Es (Spanish) ~ Ne Oldu (Turkey) ~ Ono Opo (Java) ~ Ano Ito (Philippines) ~ What Is Het (Netherlands) ~ Aya Naon (Sunda) ~ Agaro (Bugis)

Well, it may be to believe, there was no why. Sorry, because the creative team Jakoz not registered as a Professor of English:-)

Komentar